MAKALAH SAHAM PREFEREN

MAKALAH
PRAKTIK PASAR MODAL
“SAHAM PREFEREN”

Dosen Pengampuh : Arief Yuswanto Nugroho, SE, MM



D:\materi AK\Unisda.jpg
Nama Kelompok :
  1. Devi Ratnasari (15041064)
  2. Fatkha Nisful Lailiah (15041082)
  3. Ella Setya Nurafifah (17041056)



UNIVERSITAS ISLAM DARUL ‘ULUM LAMONGAN
FAKULTAS EKONOMI
JURUSAN AKUNTANSI
2019

KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan nikmat serta hidayah-Nya terutama nikmat kesempatan dan kesehatan sehingga kami dapat menyelesaikan makalah PRAKTIK PASAR MODAL. Tidak lupa kami sebagai penulis mengahanturkan shalawat beserta salam kepada Nabi besar kita Muhammad SAW yang telah memberikan pedoman hidup untuk keselamatan umat di dunia.
Makalah ini merupakan salah satu tugas mata kuliah PRAKTIK PASAR MODAL, tidak lupa kami mengucapkan banyak terima kasih kepada segenap pihak yang telah memberikan bimbingan serta arahan selama penulisan makalah ini. Kami menyadari bahwa banyak terdapat kekurangan dalam penulisan makalah ini, maka dari itu kami mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca demi kesempurnaan makalah ini.

Lamongan, 01 Maret 2019


     Penulis









DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR i
DAFTAR ISI ii
BAB I PENDAHULUAN
  1. Latar Belakang 1
  2. Rumusan Masalah 2
  3. Tujuan Penulisan 2
BAB II PEMBAHASAN
  1. Pengertian Saham Preferen 3
  2. Terminologi 4
  3. Karateristik dan Ciri-ciri Saham Preferen 4
  4. Keuntungan Saham Preferen 6
  5. Perhitungan Saham Preferen 7
BAB III PENUTUP
  1. Kesimpulan 8
DAFTAR PUSTAKA 10

BAB I
PEMBAHASAN

  1. LATAR BELAKANG
Pasar modal Indonesia saat ini telah mengalami perkembangan yang pesat dan memegang peranan penting dalam memobilisasi dana dari masyarakat investor yang ingin berinvestasi di pasar modal. Investor yang membeli saham perusahaan, pada hakekatnya, bertujuan untuk menerima dividen (bagian laba setelah pajak yang dibagikan) dan capital gain (kenaikan harga saham). Keduanya haruslah lebih besar atau paling tidak sama dengan return (imbalan) yang dikehendaki stock holders. Kondisi inilah yang memotivasi investor untuk memiliki saham. Bagi emiten, penetapan kebijaksanaan dividen, secara teoritis selalu bertujuan memaksimumkan kekayaan (wealth) stock holders yang tercermin pada harga-harga saham yang tercatat di bursa efek.
Para investor yang menginvestasikan dananya pasti memiliki ekspektasi untuk memperoleh return sebesar-besarnya dengan risiko investasi tertentu. Untuk investasi pada saham, return (tingkat pengembalian) yang diperoleh berupa capital gain ataupun dividen. Sedangkan untuk investasi pada surat hutang, return yang diperoleh berupa pendapatan bunga. Penelitian ini difokuskan pada pengembalian investasi berupa dividen. Keterbatasan dalam penelitian ini adalah bahwa dalam penelitian ini tidak dibahas mengenai capital gains yang biasanya diinginkan oleh investor yang berorientasi jangka pendek (short term investment) maupun yang dapat diperoleh melalui stocks split. Fokus pada dividen  karena  pemberian dividen merupakan salah satu bentuk peningkatan kesejahteraan pemegang saham, di mana return merupakan indikator untuk meningkatkan kesejahteraan para investor dan juga pemegang saham. Oleh karena itu investor memiliki kepentingan untuk mampu memprediksi berapa besar tingkat pengembalian investasi mereka.
Suatu perusahaan dapat menjual hak kepemilikannya dalam bentuk saham (stock). Jika perusahaan hanya satu kelas saham saja, saham ini disebut dengan saham biasa (cammon stock). Untuk menarik investor potensial lainnya, suatu perusahaan mungkin juga mengeluarkan kelas lain dari saham yang biasa disebut dengn saham preferen (preferred stock).
Saham preferen mempunyai hak-hak prioritas dari saham preferen yaitu hak atas deviden yang tetap dan hak terhadap aktiva jika terjadi likuiditas. Dari penjelasan singkat ini, penyusun akan mendeskripsikan gambaran mengenai saham preferen.

  1. RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang di atas, maka penulis dapat merumuskan permasalahan dalam bentuk beberapa pertanyaan di bawah ini:
  1. Apa yang dimaksud dengan saham preferen (Preferred Stock)?
  2. Bagaimana karakteristik dan ciri-ciri saham preferen?
  3. Apa saja keuntungan dari saham preferen?


  1. TUJUAN PENULISAN
Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah di atas, maka penulis dapat menentukan tujuan kepenulisan dalam bentuk beberapa pokok pembahasan di bawah ini:
  1. Untuk mengetahui definisi dari saham preferen (Prefrred Stock).
  2. Untuk mengetahui karakteristik dan ciri-ciri saham preferen.
  3. Untuk mengetahui keuntungan dari saham preferen.










BAB II
PEMBAHASAN

  1. Pengertian Saham Preferen (Preferred Stock)
Saham preferen adalah saham yang pemiliknya akan memiliki hak lebih dibanding hak pemilik saham biasa. Pemegang saham preferen akan mendapat dividen lebih dulu dan juga memiliki hak suara lebih dibanding pemegang saham biasa seperti hak suara dalam pemilihan direksi sehingga jajaran manajemen akan berusahan sekuat tenaga untuk membayar ketepatan pembayaran dividen preferen agar tidak lengser.
Saham preferen (Preferred Stock) merupakan bagian saham yang memiliki tambahan hak melebihi saham biasa. Seperti saham biasa, saham preferen juga merupakan bagian dari modal sendiri. Saham preferen memberikan pendapatan yang konsstan dan lebih besar dibanding dengan saham biasa ataupun utang jangka panjang, hal ini wajar karena resiko bagi saham preferen lebih besar.
Biasanya saham preferen juga dijual seperti saham biasa dan penjualannya meliputi 2 tipe pasar seperti berikut :
  1. Pasar primer
  2. Pasar sekunder
Manfaat yang diperoleh dari saham preferen antara lain:
  1. Dividen, bagian dari keuntungan perusahaan yang dibagikan kepada para pemilik saham.
  2. Capital Gain, adalah keuntungan yang diperoleh dari selisih jual dengan harga belinya.
  3. Manfaat non-finansial, yaitu timbulnya kebanggaan dan kekuasaan memperoleh hak suara dalam menentukan jalannya perusahaan.
Saham ini memiliki keistimewaan khusus dari segi perlakuan maupun dari segi finansial. Para ahli fikih kontemporer memandang saham jenis ini harus dihindari karena tidak sesuai dengan ketentuan secara islam, karena pemilik saham ini mempunyai hak mendapatkan bagian dari kelebihan yang dapat dibagikan sebelum dibagikan kepada pemilik saham biasa (Ibrahim, 2003). Konsep preferred stock atau saham istimewa tidak diperbolehkan secara Islam karena dua alasan yang dapat diterima secara konsep Islam, dua alasan tersebut yaitu:
  1. Adanya keuntungan tetap (pre-determinant revenue), yang dikategorikan oleh klangan ulama sebagai riba.
  2. Pemilik saham preferen mendapatkan hak istimewa terutama pada saat perusahaan dilikuidasi. Hal tersebut dianggap mengandung unsur ketidak adilan.

  1. Terminologi
Saham preferen sering disebut sebagai saham istimewa, dikatakan demikian karena saham jenis ini memang memiliki keistimewaan dibanding dengan saham biasa. Keistimewaan saham preferen ini bisa berbagai macam, misalnya mendapat deviden tetap, didahulukan pembayaran devidennya, dikumulatifkan pembayaran dividennya jika perusahaan tidak membayar dividen dalam kurun waktu tertentu dan masih banyak lagi. Namun sayang, meski memiliki keistimewaan, saham preferen jarang ditransaksikan di pasar modal Indonesia.
  1. Karakteristik dan Ciri-Ciri Saham Preferen
  1. Karakteristik Saham Preferen
Saham preferen merupakan saham yang memiliki karakteristik gabungan antara obligasi dan saham biasa, karena bisa menghasilkan pendapatan tetap (seperti bunga obligasi), tetapi juga bisa tidak mendatangkan hasil, seperti yang dikehendaki investor.
Saham preferen dikatakan memiliki karakteristik obligasi karena sekuritas ini memberikan tingkat pendapatan yang tetap seperti halnya obligasi. Sedangkan karakteristik sahamnya adalah bahwa jika emiten mengalami kerugian maka pemegang saham preferen mungkin tidak bisa menerima pembayaran dividen  dalam waktu yang sudah ditetapkan sebelumnya (mungkin ditunda).
Saham Preferen juga mempunyai karakteristik tersendiri, diantaranya yaitu:
  1. Mempunyai tingkatan atau level, saham preferen bisa diterbitkan dengan ciri khas tertentu.
  2. Memiliki tunggakan dari penghasilan dan aktiva, untuk urusan pendapatan deviden saham preferen memiliki prioritasnya tersendiri.
  3. Dividen yang didapat sifatnya stack/kolektif, artinya saham jenis ini bisa mendapatkan dividen yang menumpuk jika sebelumnya tidak mendapatkan dividen sama sekali.
  4. Saham preferen umumnya bisa dijadikan kembali menjadi saham biasa dengan persyaratan persetujuan dari pihak penerbit saham dan pemegang saham.

  1. Ciri-Ciri Saham Preferen
Ciri-ciri saham istimewa / Preferen (Preferred Stock) adalah:
  1. Hak utama atas deviden, artinya saham istimewa mempunyai hak terlebih dahulu dalam hal menerima deviden.
  2. Hak utama atas aktiva perusahaan, artinya dalam hal likuidasi berhak menerima pembayaran maksimum sebesar nilai nominal saham istimewa setelah semua kewajiban perusahan dilunasi.
  3. Penghasilan tetap, artinya pemegang saham istimewa memperoleh penghasilan dalam jumlah yang tetap.
  4. Jangka waktu yang tidak terbatas, artinya saham istimewa yang diterbitkan mempunyai jangka waktu yang tidak terbatas, akan tetapi dengan syarat bahwa perusahaan mempunyai hak untuk membeli kembali saham istimewa tersebut dengan harga tertentu.
  5. Tidak mempunyai hak suara, artinya pemegang saham istimewa tidak mempunyai suara dalam RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham).
  6. Saham istimewa kumulatif, artinya deviden yang tidak dibayarkan oleh perusahaan kepada pemegang saham tetap menjadi hak pemegang saham istimewa tersebut. Jika suatu saat perusahaan tidak membagikan deviden, maka pada periode yang lain jika perusahaan tersebut membagikan deviden, maka perusahaan harus membayarkan deviden terutang tersebut sebelum membagikannya kepada pemegang saham biasa. 
  7. Saham preferen dijual dengan harga pari.
  8. Saham preferen mamberikan hak suara pada pada pemegang saham preferen untuk memilih manajer perusahaan jika pada waktu tertentu perusahaan tidak membagikan deviden.

  1. Keuntungan Saham Preferen
Keuntungan yang biasa dinikmati oleh pihak perusahaan emiten saham preferen adalah:
  1. Berlawanan dengan obligasi, perusahaan tidak terikat untuk membayar dividen saham preferen.
  2. Sebuah perusahaan yang ingin memperluas usahanya karena tingkat labanya cukup tinggi dapat memberikan laba yang lebih tinggi bagi para pemilik pertama, dengan menjual saham preferen, dengan hasil pengembalian yang terbatas daripada dengan menjual saham biasa.
  3. Dengan menjual saham preferen, manajer keuangan perusahaan dapat menghindarkan pembagian laba yang merata, di mana hal ini harus dilakukan dengan dijualnya saham biasa.
  4. Bentuk saham preferen juga mengijinkan perusahaan untuk menghindari pemegang saham preferen ikut mengendalikan perusahaan melalui hak suaranya.
  5. Berlawanan dengan obligasi, saham preferen memungkinkan perusahaan mencadangkan aktiva perusahaan yang bernilai hipotik.
  6. Karena biasanya saham preferen tidak memiliki masa jatuh tempodan juga tidak harus disediakan dana cadangan pelunasan hutang, sifatnya lebih luwes dibanding obligasi.
Bagi investor, saham preferen memiliki beberapa keunggulan seperti berikut :
  1. Saham preferen memberikan hasil yang relatif stabil.
  2. Dalam kasus likuidasi, pemegang saham preferen lebih diprioritaskan dibanding pemegang saham biasa, beberapa contoh konkrit dapat menunjuukan bahwa para pemegang saham preferen terhindar dari kerugian yang diderita para pemegang saham biasa.
  3. Banyak perusahaan (seperti perusahaan asuransi) lebih sering menginvestasikan uang dalam saham preferen, karena 70 atau 80 persen dari dividen yang diterima tidak terkena pajak.

  1. Perhitungan Saham Preferen
  1. Saham yang memberikan sejumlah dividen yang tetap jumlahnya dalam waktu yang tak terbatas.
  2. Karena saham preferen tidak mempunyai tanggal jatuh tempo maka penialain saham preferen merupakan suatu perpetitas.

Po = Dps/Kps
Ket :
Po = Nilai Saham Preferen
Dps = Dividend Saham preferen
Kps = tingkat return yang disyaratkan pada saham preferen.

CONTOH :
PT. Liest mempunyai saham preferen dengan dividen yang dibayarkan sebesar Rp2.000 tiap tahun. Tingkat return yang diinginkan diinginkan investor adalah 15%. Berapa nilai sekarang saham preferen?
Jawab :
P0 = Dp / kp
= 2.000/0.15
  = 13.333,33











BAB III
PENUTUP

  1. Kesimpulan
Berdasarkan rumusan masalah dan juga tujuan penulisan, maka penulis dapat menyimpulkan bahwa:
  1. Saham preferen adalah saham yang pemiliknya akan memiliki hak lebih dibanding hak pemilik saham biasa.
  2. Saham preferen merupakan saham yang memiliki karakteristik gabungan antara obligasi dan saham biasa, karena bisa menghasilkan pendapatan tetap (seperti bunga obligasi), tetapi juga bisa tidak mendatangkan hasil, seperti yang dikehendaki investor. Saham preferen dikatakan memiliki karakteristik obligasi karena sekuritas ini memberikan tingkat pendapatan yang tetap seperti halnya obligasi. Sedangkan karakteristik sahamnya adalah bahwa jika emiten mengalami kerugian maka pemegang saham preferen mungkin tidak bisa menerima pembayaran dividen  dalam waktu yang sudah ditetapkan sebelumnya (mungkin ditunda).
  3. Keuntungan yang biasa dinikmati oleh pihak perusahaan emiten saham preferen adalah:
  1. Berlawanan dengan obligasi, perusahaan tidak terikat untuk membayar dividen saham preferen.
  2. Sebuah perusahaan yang ingin memperluas usahanya karena tingkat labanya cukup tinggi dapat memberikan laba yang lebih tinggi bagi para pemilik pertama, dengan menjual saham preferen, dengan hasil pengembalian yang terbatas daripada dengan menjual saham biasa.
  3. Dengan menjual saham preferen, manajer keuangan perusahaan dapat menghindarkan pembagian laba yang merata, di mana hal ini harus dilakukan dengan dijualnya saham biasa.
  4. Bentuk saham preferen juga mengijinkan perusahaan untuk menghindari pemegang saham preferen ikut mengendalikan perusahaan melalui hak suaranya.
  5. Berlawanan dengan obligasi, saham preferen memungkinkan perusahaan mencadangkan aktiva perusahaan yang bernilai hipotik.

















DAFTAR PUSTAKA


Eduardus Tandelilin. 2001. Analisis Investasi dan Manajemen Portofolio. Yogyakarta: BPFE-YOGYAKARTA.
Huda. Nurul, dan Heykal. Mohammad. 2010. Lembaga Keuangan Islam: Tinjauan Teoritis dan Praktis.Jakarta: KENCANA PRENADA MEDIA GROUP.
https://books.google.com.sg/books?=IE9JDwAAQBAJ&pg=PA141&1pg=PA141&dq=keistimewaan+saham+preferen&source=bl&ots=2G5JgdVb3X&sig=ACFU3U0zMzhXIZv7SIPN-OUyO6KHCP2w&hl=id&sa=X&ved=2ahUKEwiZ2uSy0OjgAhWltl8KHY74CZIQ6AEwB3oECAEQAQ#V=v=onepage&q=keistimewaan%20saham%20preferen&f=false









Komentar